Monday, December 3, 2012

Tag Heuer WAJ2110.BA0870 (Aquaracer 500M)

Aquaracer 500M

Prakata:

Hasil downgrade dari Omega Seamaster 300 GMT.

Tag Heuer pertama saya.Tag Heuer merk yang sangat populer di Indonesia. Lebih populer dibanding Omega, IMHO. Mungkin ini hasil dari strategi marketing Tag yang cukup gencar melalui endorser2 mereka (i.e. Leonardo Dicaprio). Hati2 kalau membeli Tag Heuer tipe ini. Saking tenarnya tipe ini, banyak sekali KW-nya. Belilah di butik resmi atau dari orang yang terpercaya.

Overall jam yang bagus meski saya kurang suka bracelet dan claps-nya. Agak membosankan juga lama2 karena tidak ada unsur desainnya yang sangat menonjol ataupun fitur/complication selain date hehehe...walhasil ditukar tambah dengan Lolex pertama saya.

Movement:

Automatic. Tag Heuer Caliber 5 (ETA 2836-2).

Ukuran:

Sekitar 43 mm.

Berat:

Sekitar 120 gram.

Warna:

Case: Silver.

Dial: Hitam dengan tapestry pattern. Tanggal dengan warna huruf hitam dengan dasar warga putih. Berbeda dengan pakem kebanyakan, date window terletak di kiri dengan cyclops.

Hands: silver dengan lume pada hands jam dan menit. Lume juga terdapat pada ujung jarum detik yang berbentuk segi tiga dengan pinggiran berwarna orange.

Strap: Silver.

Water Resistance:

500m.

Fitur:

Date.

Kesimpulan:

Gitu gitu aja.

Masuk koleksi:

2012.

Tahun keluar koleksi:

2012.

Status dalam Koleksi:

Ditukarkan.

Harga:

N/A.



Aquaracer 500M



Aquaracer 500M

Wednesday, November 28, 2012

Omega 2535.80.00 (Omega Seamaster 300M GMT)

Omega Seamaster 300M GMT

Prakata:

My next expensive watch. Setelah kejeblos sekali biasanya manusia makin senang kejeblos berkali-kali. Ah kenapa Tuhan membuat khilaf itu menjadi sesuatu yang adiktif...hehehe.

Saat saya mengakusisi jam ini saya tertarik memiliki jam dengan fitur GMT (Greanwich Mean Time). Simpelnya sih jam yang bisa menunjukkan waktu kedua di tempat yang berbeda. Niatnya sih mulia banget biar saya biar mudah tau waktu di tempat klien utama kantor yang ada di Eropa padahal sih kemudian saya baru mudeng kalo GMT dengan marking zona waktu kedua yang bersifat fix (seperti jam ini di dial) kurang berguna dibanding dengan arloji GMT dengan marking zona waktu kedua yang bisa dirubah (seperti Rolex GMT Master II). Alasan lainnya adalah saya mau mempunyai Omega Seamaster yang kondisinya full set lengkap dengan outer dan inner box, sertifikat dan buku manual.

Apa lacur ternyata saya lebih menyukai Omega Seamaster 300m Chrono Diver saya. Seamaster GMT ini lebih kecil dan lebih ringan. Wrist presence nggak se-"nampol" si chrono. Berhubung agak2 was was juga megang dua Omega pada saat yang bersamaan saya kemudian memutuskan untuk menukar guling arloji ini dengan yang lebih rendah harganya.

Jam ini mengandung movement coaxial dari Omega. Movementnya bisa diintip dari bokong jam ini karena menggunakan saphire case back.

Saya kurang mengerti keunggulan teknis dari movement ini. Yang saya liat sih di movement ini hand detik pergerakannya menjadi agak terpatah-patah (kurang smooth) dibanding jam automatic saya lainnya saat itu. Cuma dilihat dari sudut pandang itu saja, bagi saya pribadi "coaxial movement" tidak begitu mengesankan dibanding dengan "spring drive movement" dari Seiko yang membuat jarum detik bergerak meng-"gliding" secara mulus. Ini cuma cuap2 orang awam biasa saja lho :-) orang2 pinter sih menyatakan bahwa coaxial movement Omga ini adalah salah satu kemajuan penting di dunia horology dan menambah akurasi serta periode service dari jam tersebut.

Movement:

Automatic. Omega Caliber 2628 Coaxial Movement (modified ETA 2893-2).

Ukuran:

Sekitar 41 mm.

Warna:

Case: Silver.

Dial: White dengan waffle pattern. Tanggal dengan warna huruf hitam dengan dasar warga putih.

Hands: silver dengan lume pada ujung skeleton hands jam dan menit. Lume juga terdapat pada ujung jarum detik dan ujung jarum merah GMT.

Strap: Silver.

Water Resistance:

300m/1000feet.

Fitur:

GMT. Date.

Kesimpulan:

Jam yang sangat cantik dan sering menjadi daily beater istri saya. Bila bosan dengan bracelet SSnya yang membuat tampilan keseluruhannya menjadi agak kaku, bracelet bisa diganti dengan strap kulit 22mm yang akan membuatnya lebih sporty dan non-formil.

Masuk koleksi:

2012.

Tahun keluar koleksi:

2012.

Status dalam Koleksi:

Ditukarguling.

Harga:

N/A.

Omega Seamaster 300m GMT





Omega Seamaster 300m GMT

Monday, November 26, 2012

Omega 2599.80.00 (Omega Seamaster 300M Chrono Diver)

Omega Seamaster 300M Chrono Diver

Prakata:

Arloji mahal pertama saya. Nekad beli batangan dari salah satu blog yang sudah punya nama. Abis itu agak was was terus ngecek ke butik Omega di Plaza Senayan Jakarta dan dipastikan sebagai barang asli. Memang tipe Seamaster chrono ini agak jarang barang KW-nya (meski ada juga sih). Rata2 importir jam KW tidak memasukkan Omega tipe ini, paling banyak tipe Seamaster Planet Ocean.

Gagah and macho banget desainnya. Berat dan terasa banget wrist presence waktu dipakai pergelangan tangan. Terasa mantab banget waktu dipakai atau waktu "dimainkan". Desain bracelet yang khas bergunduk2 kayak otot binaragawan mantab. Mencet2 chrono pusher mantab. Unscrew crown mantab. Mlintir 2 crown untuk isi reserve mantab. Ngulik crown cocokin waktu mantab. Desain ombak di dial mantab. Kilauan sinar di hands yang cantik dan dibuat dengan presisi mantab. Tips hands berwarna oranye (meski punya saya sudah agak pudar) mantab.

Pokoknya serba mantab. Maklum jam mahal.

Satu2nya yang saya kurang suka (selara doang sih) cuma pergantian tanggalnya yang lambat. Dimulai sekitar jam 10 selesai jam 3an.

Movement:

Automatic. Caliber 1164 (modified eta 7750).

Ukuran:

Sekitar 41.5 mm.

Warna:

Case: Silver dengan helium escape valve di arah jam 10.

Dial: Blue dengan silver wave pattern. Tanggal dengan warna huruf hitam dengan dasar warga putih.

Hands: Silver dengan skeleton hands. Ada lume dpada hands jam dan menit. Hands pada sub-register second, 30 menit dan 12 jam berwarna orange begitu juga ujung (tip) dari jam chrono.

Strap: Silver.

Water Resistance:

300m (1000feet).

Fitur:

Chronograph. Date.

Kesimpulan:

Jam yang sangat cantik. Nyesel ketika dilepas karena masih ababil. Definitely a keeper dan akan dicari lagi.

Masuk koleksi:

2012.

Tahun keluar koleksi:

2012.

Status dalam Koleksi:

Terjual.

Harga:

N/A.

Omega Seamaster 300M Chrono Diver



Omega Seamaster 300M Chrono Diver





Omega Seamaster 300M Chrono Diver



Omega Seamaster 300m Chrono Diver

Tuesday, November 13, 2012

Seiko SRP043K (Seiko Spork - Seiko Tuxedo - Seiko Sinn)


Seiko SRP043K

















Prakata:

Diberi julukan Seiko Spork sebagai plesetan dari SRP043K. Ada juga yang menjulukinya Seiko Tuxedo, mungkin karena warga putih dan hitamnya. Ada juga yang menyebutnya Seiko Sinn (jarang sih) karena desainnya seperti "mencontek" desain arloji merk Sinn.

Salah satu "must-have item" untuk kolektor Seiko diver. Dari segi material sebenarnya "biasa" saja tapi desain dial yang menarik dan kelangkaannya menjadikan ada pride tersendiri apabila berhasil mengakuisisi arloji ini.

Meski merupakan arloji diver, desain dial dan hands serta penggunaan arabic index di marker 3, 6, 9 dan 12 membuat arloji ini malah terkesan sebagai sebuah  "pilot watch".

Desain dialnya yang rapih dan "bersih" (tidak banyak elemen desain yang tidak perlu dan menggangu) serta penggunaan warna dua nada pada dial dan bezel yang sederhana namun kontras (putih dan hitam) membuat arloji ini sebagai arloji dengan legibility terbaik.

Senang sekali melihat lume arloji ini yang memendar dari hands dan seluruh marker termasuk big index marker 3, 6, 9 dan 12.

Good luck mencari arloji ini. Kemunculannya dalam setahun di FJB atau blog2 lokal bisa dihitung dengan jari satu tangan. Terakhir muncul di FJB kaskus pada kwartal pertama 2013 sudah di angka IDR4.2 juta dan terjual dalam beberapa hari saja.

Movement:

Automatic. Caliber Caliber 4R15.

Ukuran:

Sekitar 44 mm.

Berat:

Sekitar 200 gram.

Warna:

Case: Silver agak bronze dengan brushed finish.

Dial: Hitam dengan index marker berwarna putih. Tanggal dengan warna huruf putih dengan dasar warga hitam.

Hands: Putih dengan lume pada semua hands.

Strap: Silver agak bronze dengan brushed finish.

Water Resistance:

200m.

Fitur:

Date.

Kesimpulan:

Jam diver yang "pilot" dengan desain yang sangat legible. Sudah langka jadi mahal.

Masuk koleksi:

2012.

Tahun keluar koleksi:

2012.

Status dalam Koleksi:

Dalam koleksi.

Harga:

N/A.

Seiko Spork



Seiko Spork

Seiko Spork

Monday, November 12, 2012

Seiko SNM009 (Seiko White Samurai)

Seiko Samurai SNM033



Prakata:

Arloji ini saya beli bersamaan dengan Seiko Samurai Black SNM033 dari seorang kolektor di Jakarta.

Textured dial berwarna putih membuat arloji ini terlihat "cantik" daripada "gagah". Garis-garis rapat pada bezel masih mengingatkan saya pada bunga sakura ataupun lukisan2 antik dari Jepang.

Seiko SNM009 ini sebenarnya identik dengan Seiko SNM031 tetapi karena bukan untuk pasar Amerika Serikat, pada seri Seiko SNM009 ini tidak terdapat rujukan pada tempat di mana movementnya dibuat. Pada Seiko SNM031 akan terdapat rujukan pada dial dan caseback bahwa movement-nya terbuat di Malaysia, seperti halnya yang ada pada Seiko Black SNM033 saya.

Tidak adanya rujukan "Malaysia" membuat arloji ini terhindar dari stigma dari orang bodoh yang merendahkan kualitas jam ini gara-gara ada tulisan "Malaysia" tersebut. Stigma ini absurd, karena baik SNM009 maupun SNM031 sama-sama dibuat di tempat yang sama, hanya karena tujuan tempat penjualannya saja membuat Seiko harus mencantumkan "Malaysia" pada dial dan caseback dari SNM033.

Movement:

Automatic. Caliber 7s35.

Ukuran:

Sekitar 42 mm.

Berat:

Sekitar 120 gram.

Warna:

Case: Silver.

Dial: White dengan waffle pattern. Tanggal dengan warna huruf hitam dengan dasar warga putih.

Hands: silver dengan lume pada hands jam dan menit. Lume juga terdapat pada ujung jarum detik yang berbentuk segi tiga dengan pinggiran berwarna merah.

Strap: Silver.

Water Resistance:

200m.

Fitur:

Date.

Kesimpulan:

Jam yang sangat cantik dan sering menjadi daily beater istri saya. Bila bosan dengan bracelet SSnya yang membuat tampilan keseluruhannya menjadi agak kaku, bracelet bisa diganti dengan strap kulit 22mm yang akan membuatnya lebih sporty dan non-formil.

Masuk koleksi:

2012.

Tahun keluar koleksi:

N/A.

Status dalam Koleksi:

Dalam koleksi.

Harga:

N/A.





















Sunday, October 14, 2012

Seiko SNM033 (Seiko Black Samurai)



Prakata:

Setelah mendapatkan kegemaran baru sejak mengakuisisi Tissot PRC200 matic, tiada hari yang saya lewatkan tanpa mencari informasi tentang arloji. Saat itu saya sedang tergila-gila dengan diver watches Seiko, khususnya model-model yang banyak dicari penggemar Seiko. Salah satu model Seiko diver yang saya pahami adalah "must have" bagi penggemar Seiko diver adalah Seiko Samurai.

Pada saat saya mulai mencari populasi Seiko Samurai ini sudah sangat langka. Saya mencoba mengkontak seorang kaskuser yang dari Surabaya saya ketahui dari salah satu posting-nya memiliki jam ini namun karena tidak niat dijual orang ini agak "ogah-ogahan" menjualnya. Saya membuka penawaran di 4.5 juta dan sampai beberapa minggu orang ini tidak pernah memberikan counter offer yang jelas. Mungkin dia berharap saya terus menaikkan penawaran saya lagi. Bahkan ketika penawaran saya sudah tembus dari 5 juta pun orang ini masih belum memberikan jawaban yang jelas.

Beruntung bagi saya, ternyata ada seorang kolektor dari Jakarta yang melihat iklan pencarian Seiko Samurai di kaskus dan menawarkan koleksinya untuk saya borong. Tidak tanggung-tanggung ia menawarkan Seiko Samurai Stainless Steel Black Dial (SNM033), Seiko Samurai Stainless Steel White Dial (SNM031) dan Seiko Samurai Titanium Black Dial (SBDA001). Beruntung sekali saya, karena tidak saja harga yang ditawarkan utk SNM033 dan SNM031 "hanya" 4jta/unit, lebih murah dari harga pembukaan yang saya tawarkan ke orang di Surabaya.

Saya kemudian mengakuisisi sepasang Seiko Samurai. SNM033 untuk saya pakai dan SNM031 untuk istri saya. Saya tidak mengambil SBDA001 karena harganya relatif tinggi dan tidak semulus versi stainless steel-nya.

Movement:

Automatic. Caliber 7s35.

Ukuran:

Sekitar 42 mm.

Warna:

Case: Silver.

Dial: Black dengan waffle pattern. Tanggal dengan warna huruf putih dengan dasar warga hitam.

Hands: silver dengan lume pada hands jam dan menit. Lume juga terdapat pada ujung jarum detik yang berbentuk segi tiga dengan pinggiran berwarna merah.

Strap: Silver.

Water Resistance:

200m.

Fitur:

Date.

Kesimpulan:

Jam yang bagus sebagai dengan desain yang simple dan simetris. Pattern di bezelnya entah mengapa mengingatkan saya pada bunga sakura. Pokoknya kalau lihat ini teringat Jepang dan mungkin bisa memahami kenapa dinamai Samurai. Namun terus terang setelah pemakaian beberapa minggu saja bentuk desainnya agak plain dan membosankan. Mengganti strap-nya membantu memperbaharui interest saya pada black sammy ini tapi tidak lama.

Mungkin karena saat itu saya sedang getol-getolnya membeli jam, desainnya back sammy yang sederhana ini terlalu bersahaja dan tenggelam dengan desain jam-jam yang lain.

Masuk koleksi:

2012.

Tahun keluar koleksi:

2012.

Status dalam Koleksi:

Terjual.

Harga:

N/A. Terjual.









Wednesday, October 3, 2012

Victorinox Swiss Army 241424 Dive Master 500 Black Ice Chrono

Victorinox Divemaster Chrono 500

Prakata:

Waktu saya kecil dulu, "Victorinox" lebih saya kenal sebagai merk pisau lipat multi-fungsi atau lebih beken disebut "pisau lipat Swiss Army". Pisau lipat ini cukup populer karena pisau lipat multi fungsi tersebut digunakan sebagai senjata andalan tokoh utama serial agen mata-mata cerdik "Mac Gyver" yang tayang di RCTI awal Tahun 90-an. Pisau lipat tersebut tidak digunakan untuk melukai atau membunuh lawan, tapi sebagai alat merakit dari barang-barang seadanya suatu perangkat-perangkat untuk meloloskan diri/melumpuhkan lawannya . Sepertinya memang Mac Gyver tidak dimaksudkan oleh pembuatnya sebagai mata-mata dengan SIM (Surat Izin Membunuh) a la Mr. Bond, tapi sebagai mata-mata yang piawai melumpuhkan musuh-musuh Amerika Serikat dan demokrasi dengan mengandalkan kemampuan otaknya.

Kalau dulu saya sudah mengetahui bahwa pisau lipat "Swiss Army" yang asli dan tentu saja berkualitas terbaik dan harganya mahal itu merknya "Victorinox", ternyata hal yang sama saya ketahui belasan tahun kemudian di dunia jam tangan.

Ternyata arloji "Swiss Army" yang asli, dengan grade "jam mewah" adalah yang ber-merk "Victorinox" dengan lambang Tameng dengan Palang Swiss di tengahnya. Belinya pun mesti di butik maupun counter jam di mall-mall papan atas.

Lantas bagaimana dengan arloji-arloji "Swiss Army" dengan lambang bendera Swiss berbentuk jajaran genjang yang banyak beredar di counter-counter ITC Kuningan maupun Mangga Dua? Yang saya ketahui ternyata arloji-arloji "Swiss Army" non-Victorinox tersebut bukan produksi Swiss dan tentu saja kualitasnya berbeda dengan "Swiss Army" Victorinox. Harganya pun relatif murah.

Namun bukan berarti "Swiss Army" non-Victorinox itu barang palsu. Model dan bentuknya memang sama sekali berbeda. Tapi nampaknya ada ketidakjelasan perlindungan merk dagang "Swiss Army" di Indonesia sehingga produsen non-Victorinox bisa memasarkan "Swiss Army"dengan leluasa (atau setidaknya tanpa gangguan hukum dari Victorinox). Namun tidak dapat ditampik bahwa mereka "mend0mpleng" kepopuleran merk "Swiss Army" yang sudah melekat di benak orang sebagai merk yang merujuk pada produk Swiss asli dan berkualitas baik, suatu nama baik yang saya yakini terutang pada produk-produk Victorinox.

Movement:

Quartz (baterai) Chronograph caliber ETA 251.262.

Ukuran:

Sekitar 43 mm.

Warna:

Case: Gunmetal (hitam dengan nuansa abu-abu kehijauan) PVD-plated.

Dial: Gunmetal (hitam dengan nuansa abu-abu kehijauan) dengan sub-dial menit pada posisi jam 10 dan sub-dial detik dan jendela tanggal pada posisi jam 6.

Hands: Gunmetal (hitam dengan nuansa abu-abu kehijauan). Yang luar biasa adalah banyaknya jarum/hands pada jam ini. Di poros utama ada jarum jam, jarum menit, jarum detik chronograph (akan berdetak bila pusher chronograph di kanan atas ditekan) dan jarum menit chronograph (akan bergeser setiap menit bila jam detik chronograph sudah menuntaskan rotasi satu putaran). Setiap jarum kecuali jam menit chronograph memiliki lume.

Di setiap sub-dial ada jarum kecil yang tidak memiliki lume.

Bracelet: Gunmetal (hitam dengan nuansa abu-abu kehijauan).

Water Resistance:

500m.

Fitur:

Chronograph.

Date.

Kesimpulan:

Jam dengan built quality yang sangat bagus, kokoh dan berat. Warga gun-metal dan desainnya yang "macho" dan kokoh benar-benar membuat jam ini sangat "Army Look".  Kokoh kekar dan informatif. Jam ini juga memiliki coating anti-glare yang sangat baik, membuat dial terlihat beniiiing dalam hampir di setiap sudut yang di jam lain mungkin sudah akan memantulkan cahaya.

Dari segi jam-nya sendiri, menurut saya hanya ada dua "kelemahan". Yang pertama adalah beratnya yang membuat jam ini mungkin bagi sebagian orang akan terasa kurang nyaman dipakai dalam waktu lama. Yang kedua adalah "movement-nya" yang quartz. Bagi sebagian kolektor jam "quartz" dipandang sebelah mata dibanding dengan jam mekanik.

Dari segi merk "Victorinox" dan keberadaannya di Indonesia. Ada setidaknya dua kelemahan. Yang pertama adalah customer support yang lumayan buruk. Saya pernah membawa jam ini ke counter Victorinox yang ada di Senayan City untuk meminta adjust rantai, karena saya waktu menganggap jam (lumayan) mahal sebaiknya dibawa ke counter resminya biar gak di-handle sembarangan. Ternyata si penjaga counter "ogah-ogahan" melayani adjust rantai. Alih-alih menolak dengan sopan, mereka menerima permintaan saya, tapi mereka minta saya menunggu si Mas-mas penjaga tokonya melayani pelanggan dulu. Saya tidak keberatan menunggu, tetapi setelah lebih dari kira-kira 10 menit dia tidak berhenti dari pelanggan tersebut dan malah menanggapi permintaan pelanggan lain yang datang ke counter setelah saya datang, saya anggap itu benar-benar unacceptable. Kalau pelanggan yang datang tidak putus, haruskah saya menunggu sampai Senayan City tutup? Menggelikan, benar-benar customer service yang BURUK.

Saya pun memilih mengambil jam saya lagi dan meminta bantuan adjust rantai di counter jam lain di Senayan City. Bayar sedikit tapi langsung dilayani dan dikerjakan.

Kelemahan kedua terletak di posisi merk "Victorinox" ini sebagai merk nanggung. Sering mereka melakukan diskon-diskon yang membuat harga arloji-arloji mereka jatuh sampai 40%. Ini tentu saja membuat harga jual kembali jam second Victorinox jatuh. Tidak heran ada arloji Victorinox yang dibeli tahun lalu seharga 10 juta tahun ini harga barunya diobral sampai 6 jutaan, membuat jam yang dibeli tahun lalu worthless.

Kalau memang beli untuk dipakai sampai kakek-kakek mungkin boleh lah, tapi buat yang mau ber-hobby jam, dengan eksepektasi untuk dijual lagi karena bosen untuk mencari merk/model lain, Victorinox tidak terlalu saya sarankan.

Masuk koleksi:

2012.

Tahun keluar koleksi:

2012.

Status dalam Koleksi:

Terjual.

Harga:

N/A. Terjual.